Pemilu BKM Bhakti Wiraguna Kelurahan Wirogunan Tahun 2019

Wirogunan (23/12/2019) Pemilihan Umum (Pemilu) pimpinan kolektif (Pimkol) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dilaksanakan setiap 3 tahun sekali. Pemilu tersebut sebagai media pergantian pimpinan kolektif BKM untuk regenerasi atas pengelolaan lembaga swadaya masyarakat.

Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Bhakti Wiraguna, Kel. Wirogunan Kec.Mergangsan, Yogyakarta juga telah melaksanakan pemilu. Pemilu BKM dilaksanakan pada Jum’at (20/12/2019) di Pendopo Wiroguno, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Pemilu BKM dihadiri oleh Camat Mergangsan, Rini Rahmawati, S.IP., M.Si, Lurah Wirogunan, Anastasia Erwina Siwi Utami, S.IP., Ketua LPMK Wirogunan, Abdul Razaq, S.I.P., M.Si., Babinsa, Babinkamtibmas, Utusan dari 24 Rukun Warga (RW) yang masing-masing RW sebanyak 1 orang, Ketua-ketua Lembaga sosial tingkat Kelurahan, tokoh masyarakat, fasilitator kota dan Perangkat Kelurahan.

Camat Mergangsan, Rini Rahmawati dalam sambutannya menyatakan Pemilu BKM sebagai cara pergantian pimpinan kolektif BKM. BKM sebagai wadah pengabdian masyarakat yang memiliki tujuan mulia dalam turut serta mengentaskan kemiskinan di Kel. Wirogunan.

"Kami berharap, dalam memilih pimpinan kolektif BKM mengedepankan niat dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat yang dipilih sebagai amanah dan dapat menuntaskan amanah dengan baik", ujarnya.

Sebelum pelaksanaan pemilihan pimpinan kolektif BKM, diawali dengan laporan pertanggung jawaban atas kegiatan BKM selama periode 2016-2019. Laporan tersebut disampaikan oleh koordinator BKM Bhakti Wiraguna, Andi Maulana, SE.

"Kami sangat berharap, proses pemilihan pimpinan berjalan lancar dan terpilih perwakilan masyarakat yang memiliki jiwa sosial, penuh pengabdian dan relawan-relawan sejati untuk masyarakat", katanya.

Proses pemilihan dipandu oleh Abdul Razaq, S.I.P., M.Si sebagai Ketua panitia. Sebelum pelaksanaan pemilihan Ketua panitia, menjelaskan surat edaran dari panitia dan BKM yang telah disampaikan seminggu sebelum pemilihan. Surat tersebut berisi informasi atas calon pimpinan kolektif dan mekanisme pemilihan calon disetiap kampung.

Disamping itu, Abdul Razaq menyampaikan tata tertib dan cara pemilihan pimpinan kolektif BKM yaitu (1) Jumlah pimpinan kolektif BKM masa bhakti 2019-2022 sebanyak 9 (sembilan ) orang dengan pemperhatikan representasi/perwakilan kampung; (2) Setiap kampung diwakili oleh 1 (satu) orang pimpinan kolektif sebagai representasi dari setiap kampung; (3) Perwakilan/representasi kampung sebagaimana ayat 2 di atas, dipilih oleh pemilik hak suara dari masing-masing kampung yang dimaksud; (4) 2 (dua) orang pimpinan kolektif BKM dipilih oleh seluruh peserta sidang, sehingga jumlah keseluruhan pimpinan kolektif BKM sebanyak 9 (sembilan) orang.  

Setelah penjelasan teknis pemilihan Pimkol BKM dan membacakan data calon yang masuk di panitia, Abdul Razaq memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk memberikan tanggapan, saran masukan atas mekanisme penilihan. Respon positif dan antusias dari peserta rapat yang juga sebagai pemegang hak suara. Peserta berharap dalam proses pemilihan dapat berjalan baik dan pimpinan kolektif BKM yang terpilih dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Proses pemilihan Pimkol dilaksanakan dengan demokratis dan terpilih 9 (sembilan) Pimpinan Kolektif  BKM  Bhakti Wiraguna Periode Tahun 2019–2022. Nama-nama Pimkol BKM terpilih terdiri dari (1) Andi Maulana S.E; Bintaran Kulon MG 2/69 RT 02 RW 05; (2) Yogi Prasetiyo; Sentulrejo MG 2/628 RT 31 RW 09; (3) Raditya Kurniawan;Jl Tamansiswa No 25 RW 11; (4) Yoseph Basuki Budi Prasetya;Wirogunan MG 2/747 RT 28 RW 08; (5) Agustin Dwi Hapsari; Joyonegaran MG2/830 RT 37 RW 11; (6) Im. Enirum Astutiyaningsih;Mergansan Lor MG2/975 RT 51 RW 16; (7) Mugiarto; Mergansan Kidul MG2/1197 RT 69 RW 22; (8) Ito Martanto; Nyutran MG 2/1394 RT 53 RW 17; dan (9) Agus Santoso; Surokarsan MG 2/326 RT 15 RW 04.

Abdul Razaq, menjelaskan setelah terpilih 9 pimpinan kolektif BKM, selanjutnya dalam waktu yang tidak terlalu lama, pimpinan kolektif terpilih mengadakan rapat khusus, dengan agenda (1) memilih koordinator pimpinan kolektif BKM; (2) mengangkat Sekretaris/sekretariat BKM; dan (3) mengangkat Unit Pengelola (UP), yang terdiri dari Unit Pengelola Keuangan/UPK, Unit Pengelola Lingkungan/UPL dan Unit Pengelola Sosial/UPS.

Lurah Wirogunan, Anastasia Erwina Siwi Utami, S.IP menyatakan proses pemilihan pimpinan kolektif BKM berjalan dengan demokratis yang mengedepankan kepentingan masyarakat berdasarkan kesukarelaan dan pengabdian kepada masyarakat.

"Selamat menjalankan tugas kepada pimpinan kolektif BKM yang terpilih. Kami yakin dapat bersinergi dengan kelembagaan tingkat kelurahan, khususnya LPMK dan bersinergi dengan Kelurahan", ujarnya.

Selamat dan sukses bagi Pimpinan Kolektif BKM terpilih. Bersama kita bisa, gotong royong modal utama.(KangRozaq)

#AbdulRazaq
#LPMKWirogunan
#BKMBhaktiWiragunaWirogunan
#TerusBerbuat
#MemanfaatkanHidupUntukHidupBermanfaat